Showing posts with label psikologi. Show all posts
Showing posts with label psikologi. Show all posts

June 10, 2011

rahasia orgasme wanita

 orgasme Para ilmuwan telah menemukan rahasia orgasme wanita.  Ternyata ada bagian otak yang berubah saat wanita mencapai klikmaks. Temuan ini diklaim bisa membantu minoritas wanita yang tidak bisa mencapai klimaks.
  Para peneliti di University of Groningen di Belanda menemukan hal ini secara tak sengaja saat mereka memeriksa hasil scan otak wanita yang diambil saat mereka orgasme.
  Ilmuwan Groningen itu melihat bahwa ada area di otak yang dikenal sebagai korteks orbitofrontal. Area itu ternyata "dimatikan" ketika wanita mencapai klimaks. Wanita akan merasa seperti tidak sadar, tapi dalam kadar yang lebih ringan.
  Temuan ini bisa membantu wanita yang kesulitan menikmati puncak hubungan intim. Diperkirakan 1 dari 4 wanita di AS mengalami kesulitan mencapai orgasme pada tahun lalu. Sementara sekitar lima dan 10 persen wanita menderita anorgasmia dan tidak bisa klimaks sama sekali.
Seperti dikutip majalah New Scientist, peneliti Janniko Georgiadis mengatakan area korteks orbitofrontal mungkin menjadi pusat 'kontrol seksual'. Oleh karena itu, dengan merawatnya wanita dapat merasakan orgasme.
  "Saya tidak berpikir orgasme mematikan kesadaran, tapi mengubahnya," kata Georgiadis. "Ketika Anda bertanya kepada seorang bagaimana mereka memandang orgasme, mereka menggambarkan perasaan kehilangan kontrol."
  "Saya tidak yakin jika kondisi berubah ini perlu untuk mencapai kenikmatan lebih atau hanya beberapa efek samping."
Untuk melakukan scan, peneliti Belanda mengikat para wanita yang akan dipindai MRI dan kemudian membiarkan mitra mereka merangsang hingga akhirnya muncul orgasme sambil mengambil snapshot dari aktivitas otak mereka.
  Diharapkan dengan membandingkan otak scan wanita yang mengalami orgasme dengan mereka yang tidak bisa, para ilmuwan akan dapat melatih para wanita yang kesulitan mencapai orgasme.
Mereka akan mengizinkan wanita tanpa orgasme itu (anorgasmia) menonton aktivitas otak mereka secara real time, mereka akan dapat 'melatih' otak mereka untuk menyalin aktivitas yang sama dari perempuan yang bisa mengalami orgasme.
  Barry Komisaruk dari Rutgers University di Newark juga melakukan percobaan terhadap orgasme wanita. "Orgasme merupakan kasus khusus dari kesadaran. Jika kita dapat melihat berbagai cara merangsang orgasme, kita dapat mengerti lebih baik bagaimana kita bisa mengontrol apa yang kita rasakan secara fisik.
This work is licensed under a Creative Commons license.

May 24, 2011

manfaat kelinci bagi wanita

kelinci   Binatang yang sering dipelihara oleh orang dewasa adalah kucing dan ikan. Sedangkan Kelinci lebih sering dipelihara oleh anak-anak. Tapi, sebuah penelitian terbaru mengatakan, “ada baiknya bagi wanita memelihara Kelinci. Bahkan, kini klinik-klinik psikologi memelihara Kelinci di dalam ruang prakteknya.
  Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh sebuah tim spesialis di University of Missouri, yang dipimpin oleh Profesor Rebecca Johnson menjelaskan bahwa kehadiran Kelinci bisa memberikan ketenangan bagi wanita. Para peneliti mengobservasi penurunan level hormon stres bernama KORTISOL dalam tubuh WANITA setelah membelai rambut kelinci yang lebat selama beberapa menit.
  Memelihara kelinci, menurut Dr Johnson, termasuk dalam proses merawatnya, memfasilitasi si pemilik untuk membangun hubungan sosial, mengajarkan wanita untuk mengerti dirinya sendiri dan orang lain, serta bagaimana berkomunikasi dengan orang lain secara efektif, mungkin ini terjadi karena perawatan kelinci cukup sulit dan butuh perawatan yang intensif, sehingga butuh masukan dan informasi dari banyak orang. Wanita yang memelihara kelinci pun diteliti memiliki kontrol emosi dan sikap yang lebih baik. KELINCI pun sering digunakan sebagai bagian dari terapi untuk membantu penyembuhan PENYAKIT yang serius pada anak-anak dan remaja, seperti autisme, depresi, serta kurang percaya diri.
Bagaimana menurut anda. . . .
apakah tertarik untuk memelihara kelinci . . .
atau mungkin anda mempunyai pendapat yang berbeda . . .
tulis saja opini anda tentang kelinci di kotak komentar, di bawah ini. . . .


This work is licensed under a Creative Commons license.
.